INSTALASI IP ADDRESS

•Maret 19, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

INSTALASI IP ADDRESS IP address adalah alamat yang diberikan pada setiap host dalam LAN, baik secara dinamik (DHCP service) maupun statik. Untuk memasang IP address pada tiap-tiap sistem operasi mempunyai cara yang berbeda-beda. Untuk sitem operasi windows tiap-tiap versi tidak jauh berbeda . – Instalasi IP address pada windows 2000 Kita dapat memasangkan alamat IP di sebuah komputer yang memiliki sistem operasi windows 2000, ikuti langkah-langkah sebagai berikukut: – Pilih icon network neighborhood untuk windows 98 atau my network place untuk windows 2000, kemudian klik kanan pada icon tersebut Akan muncul tampilan seperti dibawah ini – Setelah keluar tampilan Network and Dial-up Connections pilih icon Local Area Conection kemudian klik kanan pada icon tersebut dan pilih properties, dan akan menuju ke jendela local area connection. Seperti tampak pada gambar dibawah ini – untuk memasang IP Address pada jendela local area conection. Pilih komponen TCP/IP kemudian klik properties. Pada saat memilih komponen TCP/IP, perhatikan dua pilihan yaitu : obtain an IP address automatically dan following IP address yaitu IP address. Secara Dinamic (Obtain an IP address automatically) Komputer akan memperoleh alamat secara otomatis, alamat yang diperoleh berasal dari komputer yang bertindak sebagai DHCP server ( komputer yang bertugas membagi-bagikan IP terhadap client) Secara Static (Use the following IP address ) Pengguna secara manual mengisi IP dan subnet mask. Cara ini biasa dilakukan terhadap komputer yang bertindak sebagai server. sehingga IP address tidak akan berubah apabila dilakukan perubahan. Contoh : IP Address : 192.168.100.223 Subnet Mask : 255.255.255.0 Diposkan oleh wmasking1 di 09:20 Label: jaringan komputer

•Januari 22, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Ethernet hub

From Wikipedia, the free encyclopedia

  (Redirected from Network hub)
Jump to: navigation, search

4-port Ethernet hub

A network hub or repeater hub is a device for connecting multiple twisted pair or fiber optic Ethernet devices together and thus making them act as a single network segment. Hubs work at the physical layer (layer 1) of the OSI model. The device is thus a form of multiport repeater. Repeater hubs also participate in collision detection, forwarding a jam signal to all ports if it detects a collision.

Hubs also often come with a BNC and/or AUI connector to allow connection to legacy 10BASE2 or 10BASE5 network segments. The availability of low-priced network switches has largely rendered hubs obsolete but they are still seen in older installations and more specialized applications.

[edit] Technical information

A network hub is a fairly un-sophisticated broadcast device. Hubs do not manage any of the traffic that comes through them, and any packet entering any port is broadcast out on every other port (other than the port of entry). Since every packet is being sent out through every other port, packet collisions result–which greatly impedes the smooth flow of traffic.

The need for hosts to be able to detect collisions limits the number of hubs and the total size of the network. For 10 Mbit/s networks, up to 5 segments (4 hubs) are allowed between any two end stations. For 100 Mbit/s networks, the limit is reduced to 3 segments (2 hubs) between any two end stations, and even that is only allowed if the hubs are of the low delay variety. Some hubs have special (and generally manufacturer specific) stack ports allowing them to be combined in a way that allows more hubs than simple chaining through Ethernet cables, but even so, a large Fast Ethernet network is likely to require switches to avoid the chaining limits of hubs.

Most hubs detect typical problems, such as excessive collisions on individual ports, and partition the port, disconnecting it from the shared medium.[citation needed] Thus, hub-based Ethernet is generally more robust than coaxial cable-based Ethernet,[citation needed] where a misbehaving device can disable the entire segment. Even if not partitioned automatically, a hub makes troubleshooting easier because status lights can indicate the possible problem source or, as a last resort, devices can be disconnected from a hub one at a time much more easily than a coaxial cable. They also remove the need to troubleshoot faults on a huge cable with multiple taps.

Hubs classify as Layer 1 devices in the OSI model. At the physical layer, hubs can support little in the way of sophisticated networking. Hubs do not read any of the data passing through them and are not aware of their source or destination. Essentially, a hub simply receives incoming packets, possibly amplifies the electrical signal, and broadcasts these packets out to all devices on the network – including the one that originally sent the packet.

Technically speaking, three different types of hubs exist:

1. Passive
2. Active
3. Intelligent

Passive hubs do not amplify the electrical signal of incoming packets before broadcasting them out to the network. Active hubs, on the other hand, do perform this amplification, as does a different type of dedicated network device called a repeater. Some people[who?] use the terms concentrator when referring to a passive hub and multiport repeater when referring to an active hub.[citation needed]

Intelligent hubs add extra features to an active hub that are of particular importance to businesses. An intelligent hub typically is stackable (built in such a way that multiple units can be placed one on top of the other to conserve space). It

Hello world!

•Desember 2, 2008 • 1 Komentar

Topologi Star


Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat (central location), dimana semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakan hub.

Topologi Star

Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpoint dapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung ke central point. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya (jaringan).

Bagaimana Jaringan Star Bekerja

Setiap komputer dalam jaringan bintang berkomunikasi dengan central hub yang mengirimkan kembali pesan ke semua komputer (dalam broadcast star network) atau hanya ke komputer yang dituju (dalam switched star network). Hub dalam broadcast star network dapat menjadi aktif ataupun pasif. Active hub memperbaharui sinyal elektrik yang diterima dan mengirimkannya ke semua komputer yang terhubung ke hub. Hub tipe tersebut sering disebut juga dengan multiport repeater. Jika kita menggunakan hub memiliki 32 port, dengan seluruh port terisi, maka collision akan sering terjadi yang akan mengakibatkan kinerja jaringan menurun. Untuk menghindari hal tersebut kita bisa menggunakan switch yang memiliki kemampuan untuk menentukan jalur tujuan data. Active hub dan switch membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya. Pasisive hub, seperti wiring panel atau blok punch-down, hanya berfungsi sebagai titik koneksi (connection point) dan tidak melakukan penguatan sinyal atau memperbaharui sinyal. Passive hub tidak membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya.

Jaringan Bintang Hybrid (Hybrid Star Network)

Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel untuk mengimplementasikan jaringan star. Hybrid hub dapat digunakan untuk mengakomodasi beberapa tipe kabel dalam satu jaringan bintang.

Hybrid Star Network

Keuntungan dari penggunaan Topologi Star

Keuntungan dari penggunaan topologi star:

  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung. Kita hanya tinggal menambah kabel baru dari komputer kita ke lokasi pusat (central location) dan pasangkan kabel tersebut ke hub. Bila kapasitas dari hub pusat sudah melebihi, maka kita tinggal mengganti hub tersebut dengan hub yang memiliki jumlah port yang lebih banyak.
  • Pusat dari jaringan star merupakan tempat yang baik untuk menentukan diagnosa kesalahan yang terjadi dalam jaringan. Intelligent hub merupakan hub yang dilengkapi dengan microprocessors yang selain memiliki fitur sebagai tambahan untuk mengulang sinyal jaringan juga melakukan monitor yang terpusat dan manajemen terhadap jaringan.
  • Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star. Hub dapat mendeteksi kesalahan dalam jaringan dan memisahkan komputer yang rusak tersebut dari jaringan dan memperkenankan jaringan untuk beroperasi kembali.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kekurangan dari penggunaan Topologi Star

Topologi star mempunyai kekurangan sebagai berikut:

  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
  • Memerlukan alat pada central point untuk mem-broadcast ulang atau pergantian traffic jaringan (switch network traffic).
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang lain.

Download

Anda dapat men-download tulisan pada link di bawah ini:

  1. ghaNOZ 2480 – Topologi Jaringan (PDF)

Referensi

  1. Networking Complete”, Sybex, 2000.
  2. Groth, David,”Network + ™ Study Guide Third Edition”, Sybex, 2002.
  3. Bus Network”, http://en.wikipedia.org/wiki/Bus_network.
  4. Sembiring, Jhony H., “Jaringan Komputer Berbasis Linux”, Elex Media Komputindo, 2001.

& Komentar

Tinggalkan Balasan

Nama (wajib)

Surat (tidak akan dipublikasikan) (wajib)

Situs web

<!–XHTML: You can use these tags: <a href=”" title=”"> <abbr title=”"> <acronym title=”"> <b> <blockquote cite=”"> <cite> <code> <del datetime=”"> <em> <i> <q cite=”"> <strike> <strong>

–>

Notify me of followup comments via email.

var gaJsHost = ((“https:” == document.location.protocol) ? “https://ssl.” : “http://www.”);
document.write(unescape(“%3Cscript src=’” + gaJsHost + “google-analytics.com/ga.js’ type=’text/javascript’%3E%3C/script%3E”));

var wpcomPageTracker = _gat._getTracker(“UA-52447-2″);
wpcomPageTracker._setDomainName(“wordpress.com”);
wpcomPageTracker._initData();
wpcomPageTracker._trackPageview();
_qmeta=”qc:adt=0;bti=Catatan+Online+ghaNOZ+2480;lan=id;dat=20080620;pti=Topologi+Star;own=ghanoz2480″;_qacct=”p-18-mFEk4J448M”;quantserve();

<p><img src=”http://pixel.quantserve.com/pixel/p-18-mFEk4J448M.gif” style=”display: none” height=”1″ width=”1″ alt=”" /></p>
st_go({‘blog’:'1172706′,’v':’wpcom’,'user_id’:'0′,’post’:'62′,’subd’:'ghanoz2480′});
ex_go({‘crypt’:'D6%7C%2CY1mqMWM%5DL_xL6Q%2CjCuISJh0ecPjw7kFW%5Dn2zunWb%5DrC.gqjiBLJq1y_UmV%7C0%7C.OgVAnoJCu%2BYZZDi%5Bf.CKApiG6Zm%5B6FpJ2om4Oo0RNHi4lRT_Du4z%2B3bU%5DH%2B%25z5WT%3DBacwwO6_9aN%2FjkAxLpCY5%2BOf-CucRLQrW6m5k80%2FYyAeMamRb%2B.%3FMROI’});
addLoadEvent(function(){linktracker_init(‘1172706′,62);});